5 Fakta Menarik Derbi London, Chelsea Vs Tottenham Hotspur

Feb 25

Tottenham Hotspur belum mampu keluar dari krisis yang dihadapinya. Tandang ke Stadion Stamford Bridge, anak asuh Jose Mourinho harus takluk dari tetangga satu kotanya, Chelsea FC dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-27, Sabtu, 22 Februari 2020 malam waktu Indonesia. Setelah dihantam badai cedera pemain depan, kekalahan ini merupakan hasil negatif kedua yang diderita Spurs setelah dalam babak 16 besar Liga Champions, Kamis, 20 Februari 2020. Spurs harus takluk 2-1 lewat gol-gol Chelsea yang diciptakan Oliver Giroud pada menit ke-15 dan Marcos Alonso pada menit ke-48. Ironisnya, Spurs hanya bisa memperkecil kedudukan melalui gol bunuh diri bek Chelsea, Antonio Rudiger pada menit ke-89. Hal ini semakin memperpanjang krisis di Spurs. Banyak cerita dan fakta menarik yang terjadi dalam pertandingan yang sering disebut sebagai Derbi London. Simak 5 fakta menarik seputar pertandingan The Blues dan The Lilywhites.

     

Reuni Mourinho dan Chelsea


5 Fakta Menarik Derbi London, Chelsea Vs Tottenham Hotspur gambar 1


Pertandingan antara Spurs dan Chelsea, pada Sabtu (22/2) tersebut menjadi ajang reuni bagi Mourinho dengan tim yang berpengaruh dalam karier kepelatihannya. Pelatih kelahiran, Setubal, Portugal, 26 Januari 1963 tersebut menangani The Blues dalam 2 kali periode. Periode pertama, ketika Mourinho pindah dari FC Porto pada 2004. Mourinho bertahan di Chelsea selama kurang lebih 3 tahun. Hebatnya, Mourinho berhasil membawa klub milik Roman Abramovich tersebut menjadi juara dua kali berturut-turut, yaitu pada musim 2004–2005 dan 2005–2006.

 

 

Periode kedua menangani Chelsea berlangsung dari 1 Juli 2013 hingga 17 Desember 2015. Namun, kembalinya Mourinho ke Chelsea kurang sukses bila dibandingkan dengan periode pertama. Tidak ada trofi berharga yang bisa diangkatnya bersama Chelsea pada periode ini. Tercatat, hanya Piala Liga Inggris pada musim 2014–2015. Partai Chelsea melawan Spurs ini juga menjadi ajang reuni bagi Mourinho dengan salah satu pemain kesayangannya ketika menjabat pelatih Chelsea, Frank Lampard. Lampard merupakan pemain ketiga yang sering masuk dalam susunan tim Mourinho, di bawah John Terry dan Ricardo Carvalho. Namun, kali ini, sang murid ternyata lebih cerdik daripada sang guru. Lampard berhasil mengalahkan mentornya, Mourinho, 2 kali dalam 1 musim. Kekalahan pertama ketika Spurs dikalahkan di kandang oleh Chelsea pada Desember 2019 dengan skor 0-2. Dan, kini, Chelsea kembali mengalahkan Spurs dengan skor 2-1.


Akhir Paceklik Gol Giroud


5 Fakta Menarik Derbi London, Chelsea Vs Tottenham Hotspur gambar 2




Fakta menarik kedua dalam pertandingan Chelsea melawan Liverpool adalah penyerang Chelsea berkebangsaan Perancis, Oliver Giroud yang kembali mencetak gol setelah sekian lama. Terakhir kali Giroud mencetak gol ke gawang Liverpool pada perebutan Piala Super UEFA, 15 Agustus 2019. Saat itu, Giroud mencetak gol pertama dalam pertandingan tersebut pada menit ke-36. Sayangnya, Giroud bersama Chelsea harus mengakui keunggulan Liverpool lewat drama adu penalti. Namun, kali ini, gol Giroud membawa keberuntungan karena membawa kemenangan bagi Chelsea.

 

 

Gol yang dicetak Giroud harus melalui proses yang rumit. Setelah tendangan pertama Giroud mampu ditepis oleh Hugo Lloris dan kemudian tendangan Ross Barkley mengenai tiang gawang, Giroud tanpa ampun menjebol gawang Spurs melalui kaki kirinya. Penampilan apiknya membuat Giroud dianugerahi sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini. Paceklik gol yang dialami Giroud ini bagai sebuah ironi. Giroud merupakan striker utama tim nasional Perancis yang membawa Si Ayam Jantan menjadi Juara Dunia. Selain itu, sang rival, Spurs pada bursa transfer musim dingin hampir saja merekrut Giroud andai Chelsea menemukan pemain pengganti sepadan.

 

Kontroversi VAR


5 Fakta Menarik Derbi London, Chelsea Vs Tottenham Hotspur gambar 3


Fakta menarik ketiga dalam pertandingan Chelsea versus Spurs adalah kontroversi asisten wasit video/video assistant referee (VAR). Tercatat ada dua insiden VAR yang cukup menarik perhatian. Pertama, saat gol Giroud pada menit ke-15. Selebrasi gol Giroud harus tertunda selama beberapa saat karena harus melihat rekaman video karena terindikasi terjebak offside sebelum mencetak gol. Namun, wasit tetap mengesahkan gol dan kedudukan menjadi 1-0.

Kontroversi kedua dan paling memicu perdebatan yang diciptakan VAR dalam pertandingan ini adalah ketika gelandang Spurs asal Argentina, Giovani Lo Celso, melakukan injakan horor terhadap bek Chelsea asal Spanyol, Cesar Azpilicueta. Namun, setelah melihat rekaman video, wasit memutuskan untuk tidak memberikan kartu merah terhadap Lo Celso. Otomatis, kejadian kembali memicu perdebatan perlu atau tidaknya VAR.

 

Rekor Hugo Lloris


5 Fakta Menarik Derbi London, Chelsea Vs Tottenham Hotspur gambar 4


Fakta menarik ketiga dalam pertandingan The Blues dan The Lilywhites adalah rekor yang diciptakan Lloris. Kiper tim nasional Perancis ini mencatatkan rekor 250 penampilan di Liga Inggris. Raihan fantastis bersama Spurs itu diukir sejak bergabung dari Olympique Lyon pada tahun 2012. Bahkan, musim ini, kiper kelahiran Nizza, Perancis, 26 Desember 1986 sempat absen lama menjaga gawang Spurs karena mengalami cedera bahu yang parah saat menghadapi Brighton, 5 Oktober 2019, dalam lanjutan Liga Inggris. Lloris baru bisa melakukan comeback saat Spurs menghadapi Norwich 22 Januari 2020.

  

 

Kepa Mulai Terpinggirkan


5 Fakta Menarik Derbi London, Chelsea Vs Tottenham Hotspur gambar 5


Fakta kelima yang terkuak dalam pertandingan ini adalah gawang Chelsea yang mulai berganti penjaganya. Kiper asal Spanyol yang selama ini menjadi andalan Chelsea, Kepa Arizzabalaga Revuelta, mulai tersisihkan dari line up. Kepa mulai tergantikan oleh kiper senior asal Argentina, Wilfredo Daniel Caballero. Kepa terakhir kali main ketika Chelsea menghadapi rival sesama Kota London, Arsenal pada 22 Januari 2020. Hingga kini, sudah 4 pertandingan Chelsea berturut-turut Kepa menjadi ban serep Willy Caballero di bangku cadangan The Blues. Padahal, pada musim lalu, Kepa menjadi andalan utama Chelsea di posisi penjaga gawang. Selama musim 2018–2019, Kepa bermain 54 kali dan mencatatkan 23 pertandingan tidak kebobolan dan 51 kali kemasukan gol ketika bermain di semua kompetisi yang diikuti oleh Chelsea. Sementara itu, Willy Cabalero pada musim 2018–2019 hanya memainkan 9 pertandingan, 5 di antaranya gawang Chelsea bisa diamankan dari kebobolan dan 7 kali kemasukan gol di semua kompetisi Chelsea.


Kemenangan Chelsea atas Spurs juga akan menentukan posisi di klasemen Liga Inggris. Untuk sementara, Chelsea berhasil mengumpulkan 44 poin, tertinggal 6 poin dari peringkat ketiga, Leicester City. Sementara itu, posisi Spurs kian terancam dengan tim-tim di bawahnya, seperti Sheffield United dan Manchester United. Perebutan tiket Liga Champions dipastikan akan semakin sengit menjelang kompetisi berakhir. Seru! 


2 komentar

Post
Tidak ada komentar lagi