Chris Wilder, Sosok di Balik Kegemilangan Tim Promosi Sheffield United

Apr 29

Jika menengok klasemen sementara Liga Inggris musim 2019–2020, kejutan terbesar dibuat oleh tim promosi Sheffield United. Tim berjuluk “The Blades” tersebut mampu menduduki peringkat ke-7 sementara dengan 43 poin dari 11 kemenangan, 10 seri, dan 7 kalah. Raihan ini merupakan yang terbaik di antara tim promosi karena dua tim promosi lainnya, Aston Villa dan Norwich City, harus terdampar di dasar klasemen di urutan ke-19 dan ke-20. Posisi Sheffield United bahkan lebih baik dibanding dengan tim-tim kuat seperti Tottenham Hotspurs dan Arsenal yang berada persis di bawah tim yang bermarkas di Bramall Lane.


Chris Wilder, Sosok di Balik Kegemilangan Tim Promosi Sheffield United gambar 1

DOK INSTAGRAM @SHEFFIELDUNITED


Prestasi ini tentu tak bisa dilepaskan dari peran kunci sang pelatih, Cristopher John Wilder. Dengan dana klub yang tidak terlalu berlimpah serta ketiadaan pemain bintang, Wilder mampu menyulap Sheffield United menjadi tim yang atraktif di Liga Inggris musim ini. Bahkan, pertahanan yang digalang Chris Basham dan kawan-kawan kedua yang terkuat di Liga Inggris. Gawang Sheffield United hanya dibobol 25 kali. Catatan lebih baik diraih Liverpool yang untuk sementara hanya dibobol 21 kali.


Karier bermain

Lahir dan besar di Stocksbridge, Sheffield, Wilder merupakan mantan anak gawang di Bramall. Lane. Meskipun merupakan lulusan Southampton U-18, Wilder mencatatkan penampilan debutnya sebagai pemain di Sheffield United pada 1986. Selain itu, Wilder yang semasa aktif bermain memiliki posisi bek kanan, mencatatkan penampilan terbanyak ketika membela Sheffield United.


Namun, karier bermain Wilder lebih banyak dihabiskan sebagai pemain pinjaman. Ia tercatat pernah membela 10 klub selain Sheffield United, di antaranya Walsall, Charlton, Leyton Orient, Rotherham, Notts County, Bradford, Norhampton Town, Lincoln City, Brighton, dan akhirnya memutuskan pensiun ketika memperkuat Halifax Town.  

 

 

Karier pelatih

Selepas memutuskan pensiun, Wilder bergabung dengan Alfreton Town pada awal musim 2001/02. Setelah hanya dua bulan ditunjuk sebagai pemain-manajer dan hanya bertugas selama 27 minggu, Wilder memenangkan empat trofi, termasuk gelar liga. Trofi tersebut antara lain the Northern Counties (East) League Premier Division, Piala Liga, Piala Presiden, dan Piala Senior Derbyshire.


Kemudian, pada Juli 2002, Wilder mengarsiteki Halifax Town dan memimpin mereka ke final playoff konferensi pada 2005–2006. Sayangnya, saat itu tim yang dilatihnya timnya kalah. Dia tinggal sampai klub itu bangkrut karena utang pada musim panas 2008.

Wilder juga pernah menjabat sebagai asisten manajer di Bury di League Two sebelum kembali ke Konferensi untuk memimpin Oxford United pada Desember 2008. Tim yang diasuh Wilder berhasil promosi melalui babak playoff pada musim keduanya di sana, dan kemudian mengamankan tiga penyelesaian babak atas berturut-turut.


Wilder kemudian pindah ke klub yang juga pernah ia bela sebagai pemain, Northampton Town, pada Januari 2014. Keputusan yang tepat, saat ia memimpin The Cobblers ke urutan ke-12 dan kemudian memenangkan gelar pada musim berikutnya dengan 99 poin.

Lima hari setelah akhir kompetisi, pada 12 Mei 2016, Wilder kembali ke cinta sejatinya, Sheffield United. Wilder diangkat menjadi manajer Sheffield United yang saat itu berkutat di League One. Saat dating melatih, kondisi Sheffield United dalam kondisi tidak bagus karena pada musim sebelumnya The Blades hanya mampu berada di posisi ke-11 League One, posisi finis terendah dalam sejarah klub.


Chris Wilder, Sosok di Balik Kegemilangan Tim Promosi Sheffield United gambar 2

DOK INSTAGRAM @SHEFFIELDUNITED


Semusim melatih Sheffield United, Wilder membawa tim promosi ke Championship sebelum akhirnya membawa klub ke berlaga di ajang Premier League musim ini. Akhirnya, The Blade kembali ke kasta tertinggi kompetisi elite di Inggris setelah absen selama 12 tahun. Raihan ini membuat Wilder memperoleh penghargaan Manajer Terbaik 2018–2019 versi League Managers Association’s mengalahkan nama-nama tenar seperti Jurgen Klopp dan bahkan, Pep Guardiola, yang mampu mengantarkan Manchester City meraih juara Liga Inggris dua musim berturut-turut, 2017–2018 dan 2018–2019.


Wilder memang pelatih spesialis promosi. Meskipun rata-rata tim tidak terkenal, Wilder mampu membawa mereka promosi ke tingkat yang lebih baik. Wilder mampu membawa tim-tim yang pernah diperkuatnya promosi empat kali dari lima liga top Inggris. Pada 2010, Wilder memimpin Oxford United promosi dari National League, lalu membawa Northampton promosi dari League Two pada 2016, dan membawa Sheffield United promosi ke Premier League 2019–2020.  


Taktik False Five

Wilder terkenal sebagai pelatih yang mengandalkan pola 3-5-2 dengan pakem “False Five”. Taktik ini memungkinkan 2 dari 3 bek tengahnya turut bergabung bersama kedua bek sayap demi menciptakan serangan penuh ke daerah lawan. Dalam formasi ini, para pemain membentuk empat segitiga tak kasat mata. Segitiga pertama dibangun bek tengah, bek sayap, dan gelandang yang condong di kanan. Segitiga kedua dibentuk bek sayap, gelandang, striker yang juga di kanan. Sementara itu, dua segitiga lain merupakan tiruan dari dua segitiga sebelumnya, tetapi diterapkan di kiri.


Chris Wilder, Sosok di Balik Kegemilangan Tim Promosi Sheffield United gambar 3

DOK INSTAGRAM @SHEFFIELDUNITED


Segitiga-segitiga ini dibangun sebagai acuan para pemain Sheffield United ketika ingin bertukar posisi. Ketika bek maju ke posisi bek sayap, misalnya, bek sayap harus langsung mundur ke posisi bek tengah. Demi menjamin keberhasilan taktik ini, dua segitiga di sisi kiri dan kanan harus bergerak dengan irama yang sama. Kemudian satu gelandang bertahan dan satu bek di tengah menjamin agar jarak antara keempat segitiga ini tak begitu jauh. Alhasil, gawang Sheffield United yang saat ini dijaga oleh kiper pinjaman dari Manchester United Dean Henderson cenderung aman dari serangan lawan. Kedua bek sayap Sheffield United, Enda Stevens dan George Baldock, juga terbilang produktif, dengan masing-masing mampu mencetak 2 gol. Duo striker yang baru bergabung musim ini juga bisa beradaptasi dengan baik. Lys Mousset yang didatangkan dari Bournemouth mencetak 5 gol, sedangkan Oliver McBurnie yang ditransfer dari Swansea City menyumbangkan 4 gol.

 

Banyak yang menantikan kiprah lanjutan Wilder bersama Sheffield United musim ini jika kompetisi dilanjutkan. Bukan tidak mungkin jika tren positif ini berlanjut, Sheffield United bisa mewakili Inggris di kompetisi Eropa. Kita nantikan…

 

 


Post komentar pertama

Post
Tidak ada komentar lagi