Erling Haaland, Pemain Muda Paling Fenomenal Saat Ini

Apr 29

Kalau menyebut calon pemain muda terbaik dunia musim ini, nama Erling Braut Haaland layak berada di daftar teratas. Hal ini tentunya didasarkan penampilan sensasional Haaland sepanjang musim 2019–2020. Berikut ini, beberapa fakta dan catatan menarik seputar pemain berkebangsaan Norwegia ini.


Keluarga sepak bola

Erling Haaland sendiri berasal dari keluarga pesepak bola. Ayahnya merupakan mantan pesepak bola yang lama malang-melintang di kompetisi Liga Inggris, Alf-Inge Haaland. Sang ayah pernah bermain di Nottingham Forest (1994–1997), Leeds United (1997–2000), serta Manchester City (2000–2003). Bahkan, Erling Haaland lahir di Kota Leeds, Inggris, ketika sang ayah bermain di Leeds United.


Erling Haaland, Pemain Muda Paling Fenomenal Saat Ini gambar 1

DOK INSTAGRAM @ALTERECKEN


Haaland senior lebih terkenal dengan insiden dengan legenda Manchester United Roy Keane. Pada Liga Inggris musim 1997–1998, Alf-Inge terlibat kontak fisik dalam pertandingan Leeds United versus Manchester United. Akibat insiden tersebut, Keane harus mengalami cedera parah dan harus mengakhiri musim lebih cepat. Rupanya, Keane menyimpan dendam akibat cedera tersebut. Pada 21 April 2001, gantian Keane yang membuat Alf-Inge yang saat itu memperkuat Manchester City mengalami cedera parah. Akibat tackle horor tersebut, Keane terkena sangsi larangan bermain hingga 5 pertandingan. Bahkan, Alf-Inge tidak bisa kembali ke performa terbaiknya dan sempat mengalami jeda panjang dalam karier bermainnya sebelum pensiun pada 2013 bersama klub Norwegia Rosseland BK.


Kedua sepupu Haaland juga sama-sama menjalani profesi pesepak bola, yaitu Jonathan Braut Brunes yang bermain untuk klub Floro SK dan Albert Braut Tjaland yang bermain untuk tim Bryne FK U-19.

 

 

Bersinar di usia muda

Potensi Haaland mulai terlihat ketika menjalani kariernya untuk tim yang juga pernah diperkuat sang ayah, Byrne FK. Pada musim 2016–2017, Haaland pindah ke tim Norwegia lainnya, Molde, ketika berusia 16 tahun. Selama 2 musim memperkuat tim yang pernah dilatih oleh legenda dan pelatih Manchester United Ole Gunnar Solkskjaer tersebut, Haaland membukukan 20 gol dan 6 asis, dari 50 pertandingan. Catatan yang terbilang istimewa untuk pemain muda.


Erling Haaland, Pemain Muda Paling Fenomenal Saat Ini gambar 2

DOK INSTAGRAM @ERLING.HAALAND


Kiprah Haaland ternyata menarik perhatian tim kuat asal Austria, Red Bull Salzburg untuk meminangnya. Haaland pun pindah ke klub  yang bermarkas di Red Bull Arena pada musim 2018–2019. Keputusan yang bisa dikatakan tepat. Di klub yang pernah mengorbitkan Sadio Mane dan Naby Keita tersebut, Haaland mencatatkan penampilan yang terbilang fantastis. Dalam 27 pertandingan, Haaland mampu mencetak 29 gol dan memberikan 7 asis untuk rekan-rekan setimnya.


Penampilan memukau Haaland makin menarik minat klub-klub besar Eropa, termasuk raksasa Inggris, Manchester United untuk meminangnya di bursa transfer musim dingin 2019–2020. Namun, Haaland justru berbelok ke klub tangguh Jerman, Borussia Dortmund. Kini, bersama klub spesialis pencetak bomber-bomber tajam Eropa, seperti Robert Lewandowski dan Pierre-Emerick Aubameyang, Haaland siap membuktikan kemampuannya.


Spesialis rekor

Sejak berkarier di Molde, Haaland merupakan pemain yang akrab dengan rekor. Pada 26 April 2017, Haaland yang saat itu berusia 16 tahun, 9 bulan, dan 5 hari mencetak gol ke gawang Volda TI. Ini membuatnya menempati urutan kedua pemain Molde termuda yang pernah mencetak gol, setelah Sander Svendsen mencatatkan rekor pada 21 April 2014 ketika mencetak gol ke gawang Sarpsborg 08 FF. Kepindahan Haaland dari Molde klub Austria, Red Bull Salzburg, juga menorehkan rekor tersendiri. Biaya transfer sebesar 8 juta euro yang dibayarkan Red Bull Salzburg menjadi rekor tertinggi yang diterima Molde. Ini mengalahkan rekor yang pernah dibayarkan Manchester United ketika mentransfer Mame Diouf dari Molde seharga 4,5 juta euro pada musim 2009–2010.


Erling Haaland, Pemain Muda Paling Fenomenal Saat Ini gambar 3

DOK INSTAGRAM @ERLING.HAALAND


Ketika berbaju Red Bull Salzburg, Haaland tidak berhenti menebar pesonanya sebagai pemain muda yang menjanjikan. Ketika debutnya di Liga Champions musim 2019–2020, pada pertandingan Red Bull Salzburg melawan wakil Belgia, KRC Genk, 17 September 2019, Haaland langsung mencetak hattrick. Catatan ini membawa Haaland menjadi pemain ketiga yang mampu mencetak tiga gol di pertandingan debutnya di Liga Champions, setelah mantan pemain tim nasional Nigeria Aiyegbeni Yakubu dan penyerang legendaris Manchester United yang kini bermain di Derby County Wayne Rooney. Yakubu mencetak tiga gol saat Maccabi Haifa melawan wakil Yunani, Olympiacos pada musim 2002–2003. Sementara itu, Rooney mencetak trigol ketika melakoni debut di Liga Champions saat MU berhadapan dengan Fenerbahce pada musim 2004–2005.


Ketika memutuskan pindah ke Borussia Dortmund pada bursa transfer musim dingin, Haaland pun tidak berhenti membuat sensasi. Pada laga debutnya bersama Die Borussen, Haaland juga langsung mencetak hattrick. Pada laga Borussia Dortmund melawan FC Augusburg, 18 Januari 2020, Haaland hanya butuh waktu 23 menit untuk mencetak tiga gol tersebut.

Permainan cemerlang Haaland berlanjut ke tiga pertandingan awalnya bersama Dortmund. Berkat 3 golnya ke gawang FC Augusburg, 2 gol ke gawang FC Koeln, dan 2 gol ke gawang Union Berlin, Haaland menjadi pemain pertama di Bundesliga yang mampu mencetak 7 gol dalam 3 pertandingan awalnya.


Erling Haaland, Pemain Muda Paling Fenomenal Saat Ini gambar 4

DOK INSTAGRAM @ERLING.HAALAND


Di ajang Liga Champions, Haaland juga membuat rekor fantastis. Meski timnya tersingkir ketika melawan tim bertabur bintang asal Perancis, Paris Saint-Germain, Haaland menorehkan beberapa catatan menarik. Dua gol Haaland pada pertemuan pertama yang digelar Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, 18 Februari 2020, tersebut menambah total golnya di Liga Champions menjadi 10 gol. Haaland menjadi pemain kelima yang mampu membukukan 10 gol di musim perdana tampil di Liga Champions. Sebanyak 8 gol sebelumnya dicetak ketika berbaju Red Bull Salzburg. Hal itu setelah Just Fontaine yang membela Stade Reims pada 1958–1959, Claudio Sulser (Grasshopers, 1978–1979), serta Sadio Mane dan Robert Firmino (Liverpool, 2017–2018).

 

 

Dalam pertandingan tersebut, Haaland juga membuat catatan menarik. Haaland melakukan sprint sensasional, dengan catatan waktu 6,4 detik untuk melakukan lari sejauh 60 meter. Catatan fantastis tersebut hanya berselisih 0,3 detik dari rekor dunia.


Erling Haaland, Pemain Muda Paling Fenomenal Saat Ini gambar 5

DOK INSTAGRAM @ERLING.HAALAND


Di level tim nasional, Haaland juga pernah membuat rekor fantastis. Pada Piala Dunia U-20 2019 yang digelar di Polandia, Haaland mencetak rekor gol sensasional, yaitu mampu mencetak 9 gol dalam 1 pertandingan, yaitu ketika Norwegia berhadapan dengan Honduras pada penyisihan grup C.


Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa menyaksikan Haaland mencetak rekor-rekor mengagumkan lainnya pada masa depan.

Post komentar pertama

Post
Tidak ada komentar lagi