Kejutan, Spurs Takluk 0-1 dari RB Leipzig di Kandang

Feb 21

Babak 16 besar Liga Champions Eropa musim 2019–2020 terus memunculkan cerita-cerita seru. Pada Rabu dini hari waktu Indonesia (19/2/2020), tim tuan rumah Atletico Madrid memberi kekalahan pertama tahun 2020 kepada Liverpool FC. Kemudian Erling Braut Haland terus menebar pesona sebagai calon pemain bintang masa depan. Bersama tim barunya, Borussia Dortmund, Haland sukses mencetak dwigol yang membawa Die Borussen menaklukkan tim bertabur bintang asal Perancis, Paris Saint-Germain dengan skor 2-1. Ada catatan menarik yang dibuat Haland. Pada pertandingan yang digelar di stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, tersebut, Haland melakukan sprint sensasional. Haland membuat catatan waktu 6,4 detik untuk melakukan lari sejauh 60 meter. Catatan fantastis tersebut hanya berselisih 0,3 detik dari rekor dunia.


Kejutan, Spurs Takluk 0-1 dari RB Leipzig di Kandang gambar 1

Hari kedua pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions Kamis (20/2/2020) juga tak kalah seru dengan berbagai kejutan. Dua tim yang baru menapaki babak 16 besar Liga Champions menorehkan sejarah klub masing-masing yang bak kisah negeri dongeng. Klub pertama, Atalanta Bergamasca Calcio, yang bermain kandang di Stadion San Siro, mengalahkan wakil Spanyol yang mempunyai sejarah panjang di Liga Champions dengan skor mencolok 4-1. Dua gol Hans Hateboer pada menit ke-16 dan 62, 1 gol masing-masing yang disumbangkan Josip Ilicic menit ke-42 dan Remo Freuler menit ke-57 hanya mampu diperkecil pemain Valencia asal Rusia Denis Cheryshev pada menit ke-66. Kemenangan yang memberikan kepercayaan diri anak asuh Gian Piero Gasperini menatap laga kedua Maret mendatang.


Tim kedua yang membuat kejutan lagi dalam babak 16 besar Liga Champions adalah RassenBallsport (RB) Leipzig yang di luar dugaan berhasil mengalah finalis tahun lalu, Tottenham Hotspur. Hebatnya, RB Leipzig berhasil mengalahkan Spurs ketika bertandang ke Tottenham Hotspurs Stadium. Pertandingan seru yang dipenuhi banyak insiden dan cerita menarik. Simak ringkasan pertandingan antara The Lilywhites dan Die Roten Bullen berikut ini.

  

 

Komposisi pemain

Tim tuan rumah, Spurs, menghadapi wakil dari Jerman Leipzig dalam kondisi yang tidak utuh. Tim asuhan Jose Mourinho sedang diterpa cedera. Gelandang asal Perancis, Moussa Sissoko, mengalami cedera lutut dan belum bisa ditentukan kapan bisa bermain kembali. Nama kedua yaitu striker utama Spurs, Harry Kane. Penyerang yang juga merupakan andalan tim nasional Inggris tersebut mengalami cedera hamstring sejak awal Januari. Diperkirakan bisa bermain kembali bulan Mei, kabar terbaru menyebutkan Kane harus absen hingga akhir musim 2019–2020 berakhir. Dan, nama terakhir yang memberi kabar buruk bagi The Lilywhites adalah Heung-min Son. Pemain asal Korea Selatan tersebut harus menjalani operasi patah tulang lengan kanan. Pada posisi penjaga gawang, kapten tim asal Perancis Hugo Lloris menjadi andalan. Di lini pertahanan, Mourinho menaruh kuartet Davinson Sanchez, Toby Alderweireld, Ben Davies, dan Serge Aurier. Di lini tengah Spurs, ada Harry Winks; gelandang asal Argentina Giovani Lo Celso; dua pemain yang baru didatangkan pada transfer musim dingin, Gedson Fernandes dan Steven Bergwijn. Sementara itu, cedera yang menimpa Kane dan Son membuat pelatih Spurs Mourinho bereksperimen menempatkan Delle Ali dan Lucas Moura di lini serang. Di bangku cadangan, ada kiper Paulo Gazzaniga, bek Jan Vertongen, Japhet Tanganga, gelandang Eric Dier, Erik Lamela, Tanguy Dembele, dan pemain muda Oliver Skipp.


Sementara itu, Leipzig turun dengan mayoritas kekuatan utamanya. Pelatih Leipzig Julian Nagelsmann mengusung formasi 3-4-2-1 dengan mempercayakan kiper asal Hongaria, Peter Gulacsi, untuk menjaga gawang Leipzig. Di barisan pertahanan, ada nama Lukas Klostermann; Marcel Halstenberg; dan pemain pinjaman dari Chelsea, Ethan Ampadu. Di lini tengah, pemain yang baru dipinjam dari Manchester City, Angelino; mendampingi kapten tim Marcel Sabitzer, Konrad Laimer, dan pemain asal Perancis, Nordi Mukiele. Di depannya ada duo Timo Werner dan pemain yang didatangkan dari Paris Saint-Germain, Christopher Nkunku dengan Patrik Schick sebagai ujung tombak. Di bangku cadangan, ada kiper Yvon Mvogo, Amadou Haidara, Yussuf Poulsen, Emil Forsberg, Ademola Lookman, Hannes Wolf, dan Dani Olmo yang siap diturunkan menggantikan starting line up pilihan Nagelsmann.     

  

 

Pertandingan

Meski berstatus tim tamu, Leipzig di luar dugaan mendominasi penguasaan bola dengan 55 persen berbanding 45 persen milik Spurs. Bahkan, di babak pertama, Leipzig mendominasi hingga menyentuh angka 63 persen. Catatan yang sebenarnya tidak mengherankan melihat gaya dan strategi kedua pelatih. Mourinho yang selama ini dikenal sebagai “Menteri Pertahanan” dengan filosofi bertahan yang sulit ditembus bertemu dengan Nagelsmann yang dikenal dengan permainan menyerang yang agresif.


Kejutan, Spurs Takluk 0-1 dari RB Leipzig di Kandang gambar 2

Penyerang Leipzig yang tampil moncer, yaitu Timo Werner menjadi pembeda lewat eksekusi penaltinya pada menit ke-58. Di pihak Spurs, meski harus kebobolan 1 gol, Hugo Lloris menjadi pemain terbaik dalam pertandingan ini berkat beberapa penyelamatan krusial.

Wasit asal Turki Cuneyt Cakir yang memimpin pertandingan memberikan kartu kuning secara adil kepada kedua tim. Dari Spurs, ada Lo Celso (menit ke-10), Davies (menit ke-33), dan Lamela (injury time menit ke-95). Sementara itu, dari Leipzig, ada kapten tim Sabitzer (menit ke-12), Werner (menit ke-33), dan Nkunku (72) yang mendapat hadiah kartu kuning dari wasit.


Selama pertandingan, ada dua insiden yang menarik perhatian. Pertama, ketika suporter Leipzig melakukan protes terhadap harga tiket di Tottenham Hotspur Stadium dengan melempar kertas toilet ke dalam lapangan. Pertandingan sempat terhenti sejenak untuk memberi waktu staf stadion membersihkan kertas toilet. Terlihat  Lloris, Sanchez, Alderweireld, dan Aurier membantu para staf membersihkan agar pertandingan bisa cepat dimulai kembali. Insiden kedua, yaitu ketika menit ke-64, Ali digantikan Ndombele. Ali tampak kurang puas dan sempat mengeluarkan amarahnya dengan membanting botol minuman dan sepatu miliknya


Dalam wawancara selepas pertandingan pelatih Spurs, Mourinho, mengibaratkan situasi sulit yang dihadapi Spurs ibarat pistol tanpa peluru. Dalam 3 pekan, Spurs menghadapi jadwal yang padat yang pasti membuat pemain kelelahan dengan kondisi skuat yang tidak utuh. “Namun, untungnya, selisih hanya 0-1 bukan 0-10 jadi kita tunggu saja,” ungkap Mourinho. Ya, pencinta sepak bola pastinya menunggu reaksi Mourinho dan anak asuhnya, apakah bisa membalikkan keadaan ketika bertandang ke Red Bull Arena, 10 Maret mendatang. Ya, kita tunggu saja…

 

 


3 komentar

Post
  • Wohooo

    • 30mg
    • Balas
    Post
  • Artikel yang menarik dan membantu sekali dengan update terkini membuat tak ketinggalan info para penggemar bola yang tak sempat dan dapat menyaksikan nya. Selagi menunggu waktu luang melihat lihat artikel dari valueq ...juga nunggu pemenang giveaway yg ga sabar sambil baca artikel aja ?

    • 30mg
    • Balas
    Post
  • Waaah

    • 30mg
    • Balas
    Post
Tidak ada komentar lagi