Oppo A91 itu sederhana tapi efektif. Mengapa?

Mei 07

Jika anda melihat balik ke masa 7 tahun yang lalu, smartphone mid-range dilihat sebagai sebuah inovasi yang sangat membanggakan. Dengan banyaknya permintaan untuk mempunyai smartphone yang pas di kantong, dan juga tidak semahal sebuah iPhone yang beberapa dari kita hanya bisa membeli dengan cara menjual ginjal, banyak perusahaan smartphone yang mulai memberikannya. 


Awalnya, smartphone mid-range adalah sesuatu yang langka, dan juga sebuah gadget yang tidak sebagus dari smartphone flagship yang lebih terkenal dan berjaya. Untuk membuat smartphone setengah harga dari sebuah flagship, banyak perusahaan memberikan layar yang redup, body plastik yang terkesan murah, dan juga processor yang tidak secepat dan secanggih smartphone mahal lainnya.


Di tahun 2020, smartphone mid-range tidaklah lagi serendah itu. Sudah banyak sekali smartphone yang memberikan performa dan kualitas yang sangat tidak disangka, dengan harga yang pas untuk konsumen yang mungkin memiliki budget yang tidak banyak. Salah satu pemain terbesar di pasar smartphone mid-range adalah Oppo, perusahaan smartphone Tiongkok satu ini yang sudah merilis banyak sekali smartphone canggih dan terjangkau.


Tapi disitulah masalahnya berada. Dengan banyaknya smartphone mid-range yang semakin berjamur seiringnya waktu, dengan kualitas yang sangat canggih, bagaimana cara Oppo berdiri dan memisahkan produknya dari smartphone lainnya?


Ini adalah review Oppo A91; smartphone yang mempunyai fitur yang pas, dengan harga terjangkau.


Oppo A91 itu sederhana tapi efektif. Mengapa? gambar 1

Harga


Sebagai smartphone mid-range, A91 dihargai mulai dari 3.6 juta saja. Sangat murah jika dilihat dan dibandingkan dengan banyak smartphone mid-range lainnya yang bisa mencapai kisaran 5 sampai 6 jutaan. Smartphone ini terjangkau untuk kalian yang tidak memiliki banyak budget, bahkan dengan mencicil pun harganya relatif murah. 


Desain dan hardware


Badan dari A91 bisa dibilang mirip dengan banyak smartphone lain, bahkan hampir identik. Mulai dari layarnya yang bezel less dengan notch teardrop sebagai kamera depan. Di bagian belakang, terdapat body plastik yang mengkilap dan terlihat glossy di beberapa arah cahaya. Ada 4 sensor kamera di belakang, dengan logo Oppo di kiri bawah.


Body belakang dari plastik ini ada bagus dan jeleknya. Bagus, karena berarti ringan dan tidak mudah rusak ketika jatuh. Jelek, karena permukaanya yang glossy, dan gampang untuk sidik jari menempel. Disarankan juga untuk menggunakan casing clear yang diberikan dari box, karena body plastik ini juga gampang lecet.


Layar


Oppo A91 itu sederhana tapi efektif. Mengapa? gambar 2

Kita sangat menyukai layar di A91 ini. Dengan resolusi 1080 x 2400 pixel, rasio 20:9, dan 408 ppi, layar ini dilengkapi AMOLED yang sangat memukau. Layar AMOLED bisa dibilang sebuah standar tinggi untuk smartphone, karena biasanya hanya smartphone flagship yang memilikinya. Tidak banyak smartphone mid-range yang menawarkan layar AMOLED, biasanya mereka akan mempunyai antara kamera yang bagus tetapi layar yang sangat redup dan tidak terlihat menonjol.


Layar A91 memang tidak sebagus layar flagship Samsung, tapi layarnya sangat, sangat bagus. Warna terlihat terang, walau sedikit kontras, dan pencahayaannya pas. Kami masih bisa membaca dan melihat dengan jelas walaupun layarnya terkena sinar matahari langsung. Ditambah juga, layar ini dilindungi Corning Gorilla Glass 5, yang akan sangat tahan akan goresan maupun lecet. 


Selain itu, ada fingerprint sensor yang tertanam di bawah layar, dan kita dengan senang menyambutnya. Ini adalah fitur tambahan yang tidak kita sangka dari smartphone seharga 3.6 juta, dan sensor ini bekerja sangat cepat, dibawah 1 detik.


Kamera


Kita tidak mengerti obsesi smartphone di tahun ini untuk menambah semakin banyak sensor kamera. Memang terlihat keren; 4 sensor kamera (tidak termasuk kamera depan) di gadget yang cukup terjangkau, tapi kebanyakan waktu, anda tidak akan menggunakan semua sensor kameranya. Inilah yang terjadi di A91.


Oppo A91 itu sederhana tapi efektif. Mengapa? gambar 3

Memang di kertas, kamera A91 terlihat sangat canggih. Ada kamera utama sebesar 48 MP (yang sudah di set agar hanya menggunakan 12 MP saja) f/1.7, sensor ultra-wide 8 MP dengan f/2.25, 2 MP B/W f/2.4, dan 2 MP f/2.4 depth sensor. Kamera depan mempunyai 16 MP dengan f/2.0, yang juga bisa digunakan untuk face ID.


Kamera 48 MP terlihat canggih, tapi secara kenyataan, hasil fotonya hanya 12 MP saja. Oppo menggunakan teknologi dimana foto mentah 48 MP ini akan diseleksi oleh AI untuk mendapatkan pixel yang paling pas di hasil akhir. Anda juga bisa mengambil hasil mentah yang 48 MP, tapi tentunya foto yang diambil akan mengambil lebih banyak memori. Kamera ini akan terlihat kehebatannya dimana ada banyak sinar matahari. Hasilnya sangat lumayan, dengan warna yang mungkin dibilang menyerupai aslinya, dan juga detail yang dapat diambil dengan jelas.


Di kegelapan malam, agak sulit untuk kamera mengambil foto yang bagus. Disini sangat disarankan untuk menggunakan night mode yang tersedia. Pencahayaan lampu malam lebih gampang terlihat di mode ini, dan untuk harganya, kita cukup terkagum akan performa kamera ini.


Selfie kamera juga lumayan, walau tidak sebagus kamera utama. Ada fitur beautification jika anda menyukai foto dengan tekstur kulit yang halus. Untuk video call dengan keluarga, kamera ini sangat lebih dari cukup.


Performa


Oppo A91 datang dengan Android 9 Pie dengan kulit custom dari Oppo yaitu ColorOS 6.1.2. Kita belum mendengar kabar kapan datangnya Android 10, jadi berdoa saja agar Oppo dapat merilis update software ini di beberapa bulan kedepan. 


Oppo A91 itu sederhana tapi efektif. Mengapa? gambar 4

Untuk processor, A91 menggunakan chipset yang sudah lumayan lama, yaitu MediaTek Helio P70. Memang chip ini banyak digunakan di smartphone mid range Oppo lainnya tahun lalu, tapi jika disertai RAM sebesar 8GB, performanya sangat mulus. Kita tidak melihat adanya hambatan maupun kelambatan, dan A91 berfungsi sangat baik ketika bermain game. 


Baterai di A91 ini sebesar 4,025 mAh, dan sedikit cepat habisnya. Kita mendapatkan dengan penggunaan biasa, baterai akan habis ketika kita pulang kerumah pada malam hari. Tapi bagusnya, ada quick charge yang dapat mengisi baterai sampai 100% hanya dalam satu jam saja.


Untuk memori sendiri, A91 datang dengan kapasitas 128GB, lebih dari cukup untuk menyimpan berbagai foto, video, musik, dan aplikasi.

 

 


A91 terlihat seperti mid-range dambaan banyak orang, dengan harganya yang pas di kantong dan performa yang bisa dibilang sangat bagus. Memang kali ini Oppo membuat A91 sebagai produk aman; dimana tidak ada inovasi yang baru maupun desain yang berbeda. Tapi, mengapa mengubah sesuatu yang tidak rusak? A91 memang mungkin terlihat sebagai produk aman, tapi jika dihargai di 3.6 juta rupiah saja, smartphone ini bisa dibilang sangat worth it, apalagi di krisis COVID saat ini dimana banyak yang mungkin lebih memprioritaskan kebutuhan lain dibandingkan membeli smartphone yang mahal.


Oppo A91 itu sederhana tapi efektif. Mengapa? gambar 5


Post komentar pertama

Post
Tidak ada komentar lagi