Printer Klasik dari 2005? Review Canon Pixma IP 2770

Mar 30

Tanyakan banyak toko printer diluar sana dan satu atau dua dari mereka pasti pernah menggunakan atau mengenal printer Canon Pixma IP 2770. Mengapa begitu? Printer Pixma IP 2770 ini adalah salah satu model terlaris printer dari Canon sejak pengeluarannya di tahun 2005. Bahkan sampai sekarang, printer ini masih diproduksi walau banyaknya printer canggih yang ada di luar sana. 


Pada waktu saya dulu duduk di bangku SMP, saya masih mengingat ayah saya menggunakan printer ini untuk mengeprint beberapa dokumen penting. Walaupun toko fotokopi dan printer hanya ada di jarak kurang dari 1 kilometer saja, dan sangat gampang dan murah untuk pergi kesana, ayah saya masih membeli printer ini dibandingkan pergi ke toko itu. Kata ayah saya, sangat lebih praktis untuk mengeprint di rumah, dan juga printer ini tidak butuh biaya yang besar.

Printer Klasik dari 2005? Review Canon Pixma IP 2770 gambar 1

Printer Pixma ini bekerja bertahun-tahun lamanya, dan pada tahun 2013, 7 tahun setelah membeli, printer ini akhirnya rusak dan tidak digunakan lagi. Rusaknya sebenarnya masih bisa diperbaiki, tapi ayah sudah tidak membutuhkan printer lagi dirumah. 


Nah, buat kalian yang penasaran apa harus membeli printer ini, berikut nih kebagusan dan kekurangan dari printer Pixma IP 2770.


Desainnya klasik


Pixma IP 2770 hanya datang dalam satu warna saja: hitam. Sejak tahun 2005, Canon tidak membuat printer IP 2770 dengan warna lain, atau modifikasi lainnya. Mungkin banyak yang merasa ini sangat jadul, tapi menurut saya, desainnya sangat anggun, ramping, dan tak lekang oleh waktu. Warna hitam nya juga sangat elegan, dan tidak terlihat murah. Menaruhnya di kantor atau di rumah sangat menyatu ke desain atau dekor interior, dan tidak terlalu menarik perhatian.


Printer Klasik dari 2005? Review Canon Pixma IP 2770 gambar 2

Bodynya terbuat dari plastik yang bahannya sangat halus dipegang dan terlihat high quality. Printer ini berdimensi 445 x 130 x 120 mm, dan beratnya hanya 3.5 kilogram saja, jadi sangat mudah untuk dibawa dan walaupun lebar, tidak memakan banyak tempat.


Harganya sangat murah


Ini adalah salah satu andalah dari printer Pixma IP 2770; harganya sangatlah murah. Harga di toko-toko dibandrol seharga 800 ribu saja, sedangkan jika anda melihat di beberapa e-commerce, harga printer ini dimulai dari harga 400 sampai 700 ribu saja. Untuk printer dengan harga seperti ini sangatlah jarang, apalagi untuk performanya yang luar biasa dan tahan banting.


Performa lumayan


Banyak yang sudah mengetahui performa dan daya cetak printer Pixma IP 2770. Printer ini memiliki resolusi cetak 8400 x 1200 dpi untuk warna dan hitam putih. Dpi, atau dot per inch, adalah jumlah titik yang dapat ditempatkan dalam satu garis dalam rentang 1 inci. Jadi, semakin banyak dpi yang dihasilkan, akan semakin tajam gambar dan tulisan yang di hasilkan. Resolusi ini sangatlah tinggi di jaman 2005, dan di tahun 2020 sekarang ini, walau sudah mulai kalah dengan banyak printer mahal, masih cukup tinggi dan sangat jelas. Sebagai tes, kita mencoba ngeprint foto menggunakan printer ini dan hasilnya masih sangat tajam dan tidak buram. Mencetak satu kertas esai pun memberikan hasil yang tajam dan huruf yang mulus (resolusi rendah akan memberikan huruf yang terlihat pixelated atau kotak-kotak).


Printer ini juga mampu memberikan hasil dalam waktu yang cepat, sebanyak 4.8 ipm untuk warna dan 7 ipm untuk monokrom. Ipm adalah singkatan dari image per menit, yaitu berapa menit yang dibutuhkan untuk mencetak gambar 8 x 11 inci. Performa ini akan sangat terlihat ketika ingin ngeprint banyak kertas esai berpuluh-puluh halaman. 


Tidak memakan banyak listrik


Printer ini hemat energi loh! Ketika diaktifkan dan bekerja, printer ini hanya akan menggunakan 11 watt saja, dan ketika dalam mode siaga (yaitu tidak sepenuhnya mati tapi siap untuk digunakan) hanya membutuhkan kurang dari 1 watt. 


Printer Klasik dari 2005? Review Canon Pixma IP 2770 gambar 3

Masih membutuhkan kabel koneksi


Maklum, karena masih keluaran 2005, printer ini masih memerlukan kabel dan driver untuk melakukan koneksi ke laptop atau komputer. Driver adalah sebuah software yang dapat membantu mengkonversi data dari komputer ke data yang printer bisa membaca. Printer IP 2770 ini akan datang dengan CD driver dan kabel. Driver tinggal di install di komputer atau laptop anda, dan hanya perlu mengkoneksikan kabel USB 2.0 ke komputer anda. Sangat lebih manual dibandingkan banyak printer sekarang yang hanya perlu menghubungkan ke koneksi Wifi atau bluetooth.


Tentunya, laptop atau komputer anda harus mempunyai CD reader, yaitu alat yang bisa membaca data dari CD tersebut, untuk menggunakan printer ini. Memang kebanyakan laptop sebelum tahun 2010 banyak memiliki CD reader, dan karena pengembangan teknologi dan kebutuhan CD yang mulai berkurang, kemungkinan besar laptop atau komputer yang anda punya sekarang pasti tidak memiliki CD reader. Lalu bagaimana?


Bagusnya dari IP2770 adalah printer ini dimiliki sejuta umat. Jadi CD driver bentuk software sudah banyak ada di internet, bahkan anda bisa mengunduhnya dari website Canon sendiri. Ini sangat membantu ketika waktu itu ayah saya menghilangkan CD driver nya dan saya ingin mengeprint dari laptop saya. Tinggal mengunduh driver dari website Canon, dan saya sudah bisa ngeprint.


Printer ini sangat cocok untuk pelajar mahasiswa atau pengusaha yang memerlukan printer untuk dirumah. Ukurannya dinamis, tidak bising, relatif cepat, dan menghasilkan kualitas print yang luar biasa. Untuk harganya yang sangat ekonomis, printer ini sangat laris manis di kalangan pelajar yang membutuhkan printer untuk mengeprint tugas, dan sama halnya dengan banyak bisnis warnet. Walaupun masih membutuhkan koneksi manual untuk ngeprint, dan tidak bisa digunakan untuk mengscan dokumen atau gambar, tapi dengan harganya yang murah, ini adalah kekurangan yang bisa diterima.  

 



Post komentar pertama

Post
Tidak ada komentar lagi