Review Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset

Jun 08

Dunia gaming semakin menunjukkan kemajuan yang sangat pesat setelah Oculus Rift rilis pada tahun 2016 silam. Kini dengan generasi terbarunya, Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset semakin menunjukkan lompatan yang besar dalam dunia gaming dengan pengalaman virtual reality di PC.


Oculus Rift S merupakan penerus dari Oculus Rift generasi pertama dan membawa sejumlah peningkatan yang cukup signifikan. Berbeda dengan seri lainnya seperti Oculus Go dan Oculus Quest, Oculus Rift S harus tersambung ke PC atau Laptop supaya bisa membawamu menjelajahi dunia virtual.


Oculus melakukan pengembangan Oculus Rift S bersama Lenovo supaya kenyamanan pengguna dapat semakin meningkat. Tidak seperti generasi pertama yang bobotnya terfokus pada satu titik saja, Oculus Rift S lebih nyaman digunakan karena pemerataan bobot yang baik dan desain Halo Strap oleh Lenovo yang meningkatkan keseimbangan Oculus Rift S saat sedang digunakan.


Oculus Rift S menempatkan dua lensa mirip goggle di depan mata yang memberikan tampilan 3D stereoskopis dari dunia virtual tempatmu berada. Kombinasi sensor pada perangkat ini kemudian menghitung gerakan di dunia nyata lalu kemudian menerjemahkannya menjadi gerakan dalam game.


Apapun yang kamu lakukan, apakah itu memutar kepala ke kanan ataupun kiri, berjalan, melompat ataupun jongkok, dunia virtual akan selalu bergerak dalam waktu yang sama dengan dunia nyata. Dengan harga yang lebih realistis dibandingkan dengan generasi sebelumnya, ini adalah opsi perangkat pilihan yang bisa digunakan bersama dengan PC ataupun laptop.


Desain

Review Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset gambar 1

Dibandingkan dengan pendahulunya yang menggunakan tali karet tipis, Oculus Rift S terasa sangat nyaman dengan Halo Strap yang didesain khusus oleh Lenovo untuk perangkat ini. Pemerataan bobot sangat terasa disini, bantalan empuk pada bodi Oculus Rift S akan menopang dahi dan kepala dengan baik.


Sementara Halo Strap yang kencang pada belakang telinga akan menyeimbangkan posisinya. Walaupun secara desain, Oculus Rift S terasa lebih besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya, namun kenyamananya terasa sangat berbeda. Perangkat ini juga sangat fleksibel, kamu bisa menggerakkan ke depan ataupun ke belakang untuk menyesuaikan dengan posisi mata dan telinga supaya bisa mendapatkan pengalaman bermain yang baik.


Layar

Review Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset gambar 2

Selain dari segi desain, layar Oculus Rift S juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Oculus Rift masih menggunakan LCD tunggal dan pada Oculus Rift S, LCD tunggal dini diganti dengan layar oled Ganda dengan resolusi 2560 x 1440. Peningkatan ini akan membawa perubahan yang cukup drastis pada gambar yang dihasilkan.


Namun ada pengurangan refresh rate dari 90Hz pada generasi sebelumnya menjadi 80Hz pada generasi terbaru ini. Pengurangan ini dimaksudkan untuk menjaga harga tetap rendah, namun tidak akan berdampak banyak pada permainan karena layar akan mengalami pembaruan pada tingkat yang alami.


Interface

Review Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset gambar 3

Pada saat awal menggunakan Oculus Rift S, terlebih dahulu melakukan pengaturan awal sebelum masuk ke dalam permainan. Sensor eksternal yang terpasang pada perangkat ini mamu bekerja dan mendeteksi dengan sangat baik. Pengaturan awal ini hanya berjalan dalam hitungan menit saja dan kamu sudah bisa mulai bermain dan menjelajah dunia virtual.

 

 

Pada beranda kamu akan menemukan tampilan interface yang sangat lengkap dengan berbagai menu yang bisa diakses, mulai dari store, pemberitahuan hingga masuk ke dalam permainan. Dengan controller yang terdapat pada tangan, kamu bisa menjelajahi seluruh menu yang terdapat pada beranda dengan sangat baik. Sama halnya seperti tampilan desktop di PC, dengan tampilan beranda Oculus Rift S terlihat sangat cantik dan bersih.


Controller

Review Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset gambar 4

Oculus Rift S dilengkapi dengan sepasang motion controller yang diberi nama Touch, controller ini serupa dengan seri Oculus Quest. Kedua motion controller ini cukup ringan dan nyaman digenggam, bobotnya hanya sekitar 100 gram dengan ukuran sebesar  4,7 x 4,3 x 3,5 inci. Oculus Touch memiliki beberapa kontrol sentuh yang akan mendeteksi jari jari serta memberikan genggaman yang cukup nyaman untuk bermain dalam game. 


Kamu bisa menggerakkan tangan dengan bebas tanpa terkendala karena sensor motion pada controller dapat mendeteksi semua gerakan tangan secara real time. Desainnya juga sangat ergonomis, sehingga tidak licin walau tangan berkeringat. Kamu tidak akan mengalami kendala saat bermain beberapa game populer seperti Beat Saber, Marvel Powers United ataupun Vader Immortal. 


Audio

Review Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset gambar 5

Salah satu hal yang paling disukai dari Oculus Rift S adalah speaker yang terintegrasi sengat baik sehingga dapat mengurangi beban pada perangat namun mempertahankan kualitas audio yang sangat baik. Audio yang dihasilkan sangat baik dan cukup kencang dan cukup memberikan pengalaman bermain yang baik.


Secara keseluruhan kualitas speaker bawaan cukup memuaskan, namun kalau ingin mendapatkan kualitas audio yang jauh lebih baik, kamu bisa memanfaatkan jack 3,5mm yang terdapat pada Oculus Rift S dan menyambungkannya ke headphone untuk mendapatkan kualitas suara yang jauh lebih epik.


Value for Money

Review Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset gambar 6

Oculus Rift S PC Powered VR Gaming Headset memberikan sebuah pengalaman bermain game yang jauh lebih kompleks. Desain yang ergonomis dan interface yang sangat nyaman saat digunakan menjadi nilai lebih. Kamu juga bisa mengakses store dengan koleksi game yangsangat banyak melalui perangkat dengan sangat mudah.


Hanya saja sedikit disayangkan ada penurunan refresh rate sebesar 10Hz sehingga tidak bisa menghasilkan layar hitam yang lebih pekat seperti Oculus Rift generasi pertama. Namun kekecewaan ini terobati dengan semakin tingginya kualitas gambar yang mengalami peningkatan drastis dari 2160 x 1200 menjadi 2560 x 1440. 


Post komentar pertama

Post
Tidak ada komentar lagi