Sejarah dan Cara Membuat Nasi Liwet

Jun 04

Untuk masyarakat Indonesia, nasi merupakan makanan pokok yang harus dikonsumsi oleh setiap orang yang ada di Indonesia. Biasanya, nasi dihidangkan bersama dengan beberapa lauk yang menghiasi piring kalian.


Nasi adalah salah satu makanan yang paling mudah untuk dikreasikan, mulai dari nasi goreng, nasi uduk, nasi bakar, hingga nasi liwet. Keberadaan nasi liwet saat ini tengah tren dan digemari masyarakat Indonesia. Kalau kalian jalan-jalan ke daerah solo, pasti kalian sering menemukan penjual nasi liwet.


Liwetan adalah kegiatan makan bersama dengan beralaskan daun pisang sebagai pengganti piring. Lauk pauk, nasi, dan segala macam kelengkapannya ditaruh di atas daun pisang tersebut dan biasanya makannya menggunakan tangan.


Tak hanya itu saja, ternyata nasi liwet juga dapat ditemukan di daerah sunda. Apakah kalian tahu sejarah dan perbedaan antara nasi liwet solo dan nasi liwet sunda? Bagi kalian yang belum tahu, kalian tidak perlu khawatir karena kami akan membantu menjelaskannya kepada kalian.

 

Sejarah nasi liwet

Sejarah dan Cara Membuat Nasi Liwet gambar 1

Nasi Liwet adalah makanan khas dari beberapa daerah di Indonesia khususnya di pulau Jawa. Meskipun memiliki istilah yang sama, ternyata nasi liwet di satu daerah berbeda dengan nasi liwet di daerah lainnya.


Nasi liwet Solo berasal dari suatu daerah bernama Desa Menuran, Sukoharjo, Jawa Tengah. Di desa tersebut nasi liwet dibuat oleh warganya dengan tujuan konsumsi pribadi dan dijual kepada masyarakat Solo. Pada 1934 nasi liwet mulai dijual keluar Solo hingga membuat banyak masyarakat tertarik dan jadi santapan mereka juga.


Nasi Liwet khas tradisional kota Solo berupa nasi gurih yang dimasak dengan kelapa seperti nasi uduk lalu disajikan dengan sayur labu siam, potongan kecil daging ayam, serta areh (semacam bubur gurih dari kelapa) di piring yang terbuat dari daun pisang. Di Solo nasi liwet dijajakan keliling oleh ibu-ibu tiap pagi atau dijual di warung lesehan.


Untuk memasak nasi liwet Solo, kalian perlu menggunakan air santan yang dicampur dengan beras. Nasi liwet solo menghasilkan nasi yang memiliki tekstur dan aroma seperti nasi uduk pada umumnya, namun lauk yang diberikan tentu berbeda.


Nasi liwet khas Sunda berasal dari masyarakat perkebunan yang membekali dirinya dengan nasi untuk makan dari pagi hingga siang di ladang. Agar nasi tersebut tetap hangat, dibawalah nasi tersebut bersama ketelnya atau alat memasaknya yang bisa ditutup rapat.


Nasi liwet khas sunda menggunakan berbagai macam bumbu seperti garam, bawang merah, bawang putih, daun salam, sereh, lengkuas, cabai, santan, minyak kelapa dan ikan asin. Semua bahan-bahan tersebut dicampur langsung saat masih setengah matang.


Mengapa nasi liwet sunda tidak menggunakan santan kelapa saat memasaknya? Semua ini terjadi karena letak geografis tanah Sunda yang mayoritas perkebunan, sehingga jauh dari pantai yang menghasilkan kelapa.


Berbeda dengan nasi liwet Solo yang bertujuan untuk dijual, nasi liwet sunda dibuat dengan tujuan untuk membekali seseorang yang bekerja di kebun.


Apabila kalian ingin mencicipi nasi liwet khas Solo ataupun sunda dan kalian tidak memiliki waktu untuk berpergian ke daerah tersebut, kalian tidak perlu sedih karena kami akan memberitahukan resep pembuatan nasi liwet khas solo dan nasi liwet khas sunda kepada kalian.


Bahan-bahan dan cara membuat nasi liwet Solo

Sejarah dan Cara Membuat Nasi Liwet gambar 2

Bahan-bahan :

·         500 gram beras

·         500 ml santan

·         500 gram ayam kampung

·         2 siung bawang putih

·         2 buah bawang merah iris

·         Air jeruk nipis 2 sendok

·         3 lembar daun salam

·         Daun jeruk

·         Lengkuas secukupnya

·         Kunyit secukupnya

·         Kemiri secukupnya

·         Garam secukupnya

·         Minyak goreng


Cara membuat :

Hal pertama yang kalian lakukan adalah cuci beras terlebih dahulu hingga bersih. Setelah dicuci, beras tersebut dimasukkan kedalam rice cooker bersama santan, air perasan jeruk nipis dan daun salam, lalu tunggu hingga matang.


Sambil menunggu nasi matang, langkah selanjutnya yang harus kalian lakukan adalah tumis bawang putih, kemiri, gula dan garam sampai harum. Setelah itu, masukkan jahe, lengkuas, dan daun jeruk ke dalam tumisan. Setelah tumisan tersebut wangi, saatnya kalian masukkan ayam kemudian tambahkan air dan rebus hingga matang.


Kalau sudah matang, waktunya menyajikan ayam suwir, dan bahan-bahan lainnya bersama nasi.


Cara membuat nasi liwet khas sunda

Sejarah dan Cara Membuat Nasi Liwet gambar 3

Bahan-bahan :

·         500 gram Beras

·         Air secukupnya

·         2 batang Serai

·         5 lembar daun salam

·         3 siung bawang merah diiris

·         5 siung bawang putih iris tipis

·         10 buah cabai rawit

·         Teri medan digoreng matang

·         Daun kemangi secukupnya


Cara Membuat :

 

 

Pertama-tama, kalian panaskan minyak goreng secukupnya dan tumis bawang merah, bawang putih, cabai, serai, dan daun salam hingga harum. Sambil menunggu tumisan sampai harum, kalian cuci beras hingga bersih dan masukkan ke dalam rice cooker.

 

 

Setelah tumisan tersebut harum, step selanjutnya yang harus kalian lakukan adalah masukkan bumbu yang telah ditumis ke dalam rice cooker dan beri air secukupnya. Setelah nasi sudah setengah matang, kalian masukkan teri medan dan daun kemangi, lalu aduk hingga tercampur dan tunggu hingga matang.

 

Kalian bisa mencoba, mencicipi dan membuat nasi liwet tanpa harus berkunjung ke daerah asli makanan tersebut. kalian dapat membuat makanan tersebut dengan resep yang sudah kami berikan diatas.

 


Post komentar pertama

Post
Tidak ada komentar lagi