Selain Batik, Ini 5 Kain Asli Indonesia yang Tidak Kalah Indah

Mar 31

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki beragam budaya pada setiap pulaunya. Tidak heran jika banyak hasil seni tradisional yang khas dari masyarakatnya. Salah satu hasil seni tradisional yang dihasilkan adalah seni kriya yaitu kain. Indonesia memiliki banyak kain tradisional yang mengandung unsur seni dan sangat melekat dari unsur budaya masing-masing daerah penghasil kain tersebut loh. Tentunya setiap kain memiliki motif dan makna yang berbeda pula.

 

Salah satu kain tradisional Indonesia yang sudah diakui UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi adalah kain batik  yaitu pada 2 Oktober 2009 lalu loh. Nah, Tanggal 2 Oktober ini kemudian ditetapkan sebagai hari batik nasional. Kain batik memang indah namun kain batik ini tentunya bukanlah salah satu kain tradisional yang ada di Indonesia nih, masih banyak jenis kain lainnya di Indonesia yang tentunya tidak kalah keindahannya dari kain batik. Seperti kain songket, kain tapis, kain ulos, kain luruk, kain tenun ikat dan masih banyak yang lainnya.

 

Nah, hari ini kita akan bahas beberapa kain tradisional selain kain batik yang ada di Indonesia nih yang tentunya memiliki keindahan serta makna filosofis yang melekat pada kain tradisional Indonesia, berikut ulasannya untuk kamu.

 

 

1.       Kain Songket


Selain Batik, Ini 5 Kain Asli Indonesia yang Tidak Kalah Indah gambar 1


Kain songket merupakan kain tradisional masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat. Kain ini dibuat dengan cara ditenun secara manual menggunakan tangan, kemudian menggunakan benang emas dan perak untuk menghasilkan kemilau pada kain ini. Kain songket ini biasanya dikenakan pada acara-acara resmi. Nah, kain songket ini juga merupakan perwujudan ekspresi perasaan orang Minang sehingga makna pada setiap kain akan berbeda.

 

 

 

Salah satu motif yang terkenal adalah motif Pucuk Rebung. Motif ini memiliki makna bagi masyarakat Minangkabau yaitu melambangkan proses kehidupan manusia menuju pribadi yang berguna dan bermanfaat yang ditunjukan dengan evolusi rebung atau bambu muda hingga menua. Selain itu ada pula motif Kaluak Paku yaitu motif dengan bentuk lekuk pucuk pakis muda yang bermakna “sebelum mengoreksi orang lain cobalah untuk mengkoreksi diri sendri terlebih dahulu.”

 


2.       Kain Tapis

Selain Batik, Ini 5 Kain Asli Indonesia yang Tidak Kalah Indah gambar 2

Kain tapis merupakan kain tradiosional yang berasal dari Provinsi Lampung. Berbeda dengan kain batik, kain tapis dibuat dengan cara disulam. Proses pembuatan kain tapis sendiri memerlukan waktu yang tidak sebentar loh. Satu kain tapis biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan hingga hasilnya selesai. Nah, biasanya kain tapis ini diproduksi oleh para gadis Lampung di rumah mereka masing-masing.

  

 

Keunikan dari kain tapis ini yaitu biasanya kain yang dihasilkan akan mencerminkan kepribadian si pembuatnya. Warna dari kain tapis biasanya gelap dan warna gelap ini dihasilkan dari pewarna alami. Kemudian untuk membentuk corak pada kain tapis dilakukan proses penyulaman dengan benang emas. Corak atau motif yang digunakan kain tapis biasanya adalah tumbuhan, hewan, zig-zag dan juga piramid.

 


3.       Kain Ulos

Selain Batik, Ini 5 Kain Asli Indonesia yang Tidak Kalah Indah gambar 3

Kain tradisional ulos adalah kain yang sangat melekat dengan tradisi suku Batak. Masyarakat Batak memang yang mengembangkan kain Ulos ini pertama kali sebagai tradisi mereka. Pembuatan kain ulos ini menggunakan teknik yang sekali lagi sangat berbeda dengan kain batik karena metode yang digunakan adalah tenun.

 

 

 

Kain ulos biasanya identik dengan warna merah, hitam dan putih yang kemudian diberikan hiasan benang berwarna emas atau perak. Kain ulos dilambangkan sebagai sebuah penyampaian doa sehingga kain ini sering kali diberikan kepada orang tertentu, misalnya kepada ibu hamil untuk perlindungan diri dan agar pada saat proses kehamilan dan persalinan berjalan lancar.

 


4.       Kain Lurik



Selain Batik, Ini 5 Kain Asli Indonesia yang Tidak Kalah Indah gambar 4

Selain kain batik, di Yogyakarta ada pula kain Lurik yang memiliki motif dasar garis-garis. Dulunya warna yang digunakan hanyalah warna warna netral seperti coklat, hitam dan putih atau gabungan keduanya. Kain lurik ini dalam proses pembuatannya di tenun menggunakan alat tradisional yaitu tenun bendho dan juga tenun gendong.

  

 

Kain ini berfungsi  untuk ritual keagamaan atau status simbol. Biasanya motif kain lurik yang digunakan oleh bangsawan dan rakyat biasa memiliki perbedaan, begitu pula dalam upacara adat tertentu. Hal ini tergantung pada tujuan kegiatan masing-masing. Namun pada perkembangannya saat ini kain urik banyak digunakan sebagai pembuatan produk fashion lainnya seperti tas, dompet, sepatu dan lainya.

 


5.       Tenun Ikat


Selain Batik, Ini 5 Kain Asli Indonesia yang Tidak Kalah Indah gambar 5


Tenun ikat yang kita akan bahas ini tenun ikat yang berasal dari suku Dayak Iban, Kalimantan Barat. Nah, tenun ikat ini biasanya dihasilkan oleh para perempuan suku Dayak Iban yang percaya bahwa tenun ini memiliki nilai luhur yang sudah diwariskan. Proses pewarnaan kain ini menggunakan pewarna alami seperti tarum padi, jerenang, mengkudu kayu, marek, dan lainnya.

  

 

Ada kebiasaan unik saat hendak memulai proses pembuatan kain ikat tenun ini, yaitu sebelum membuatnya para pembuat kain ini akan tidur dengan membawa kain tenun ini beserta motif yang ingin mereka buat. Apabila mereka mendapatkan mimpi buruk maka mereka sebaiknya mengurungkan niatnya menggunakan motif tersebut. Mimpi buruk diyakini sebagai peringatan oleh suku Dayak Iban.

 


Nah, itu dia ulasan singkat mengenai beberapa kain tradisional yang ada di Indonesia selain kain batik. Tentunya Indonesia masih memiliki banyak ragam kain yang indah dan penuh makna dari masing-masing provinsi yang tersebar di Indonesia. Sekarang kamu sudah tau kan, bahwa Indonesia memiliki segudang karya seni dalam bentuk kain yang memiliki makna yang berbeda. Meskipun memiliki makna yang berbeda namun kita harus tetap menghargai perbedaan setiap daerahnya yaa.


Post komentar pertama

Post
Tidak ada komentar lagi