Tolak Angin, Obat Masuk Angin Tercepat dan Terampuh

Feb 07

Tolak Angin, sesuai dengan namanya, memang sudah daridulu dikenal sebagai obat masuk angin. Jika anda memiliki gejala meriang dan mual, biasanya Tolak angin dapat mengobatinya dengan cepat. Tolak Angin dijual bebas dan dapat anda dapatkan dimana saja.

Obat ini cukup unik karena hanya dapat anda temui di Indonesia. Bahan bahan yang terkandung di dalamnya juga adalah bahan rempah asli Indonesia, yaitu adas (Foeniculi fructus), jahe (Zingiberis rhizome), daun mint (Menthae arvensitis herba), daun cengkeh (Caryophylli folium), kayu ules (Isorae fructus), dan madu (Mel depuratum).

 

Masuk angina memang bukan penyakit yang ada di kamus kedokteran dunia. Kumpulan gejala virus yang menyerupai flu ini biasa dikenal dengan sebutan “catch a cold”. Penyakit ini sebenarnya dapat sembuh sendiri dengan istirahat cukup, namun kadang orang lebih suka langsung minum produk ini.


Produk Tolak Angin

• Tolak Angin Cair

Produk ini digunakan untuk mengatasi gejala batuk pilek biasa (common cold).

• Tolak Angin Anak

Untuk anak umur 2-6 tahun.

• Tolak Angin Flu

Untuk yang memiliki gejala flu.

• Tolak Angin Bebas Gula

Jika anda mempunyai gejala diabetes/tidak suka manis, ini cocok untuk anda.

• Tolak Angin Permen

Bisa mengobati sakit tenggorokan juga.

• Tolak Angin Tablet

Sama, hanya berbentuk tablet.

• Tolak Angin Serbuk

Sama-sama memiliki fungsi seperti yang cair.



Kategori Kehamilan dan Menyusui Belum diketahui efek dari Tolak Angin terhadap ibu hamil dan menyusui. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan produk ini.


Peringatan:

• Madu sebagai salah satu bahan Tolak Angin tidak dianjurkan untuk bayi di bawah usia 1 tahun karena berisiko mengakibatkan keracunan.

• Jahe, salah satu bahan di dalam Tolak Angin, yang dikonsumsi secara berlebihan dapat memperburuk kondisi penderita gangguan jantung, menurunkan kadar gula darah, serta meningkatkan risiko perdarahan.

• Bagi orang yang memiliki alergi terhadap kandungan dalam Tolak Angin maupun bahan lain, sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dookter sebelum menggunakan produk ini. Penggunaan adas yang berfungsi seperti hormon estrogen juga dapat memperburuk penderita gangguan yang terkait dengan hormon estrogen, seperti kanker payudara, kanker rahim, kanker ovarium, atau endometriosis.



Dosis Tolak Angin berbeda-beda, tergantung produknya.

• Tolak Angin Cair, Tolak Angin Serbuk, dan Tolak Angin Bebas Gula

Tolak Angin dapat diminum 1-3 sachet per hari pada orang dewasa.

• Tolak Angin Anak

Tolak Angin Anak dapat diberikan kepada anak berusia di atas 2 tahun sebanyak 1 sachet per hari.

• Tolak Angin Flu

Tolak Angin Flu dapat digunakan oleh orang dewasa dengan dosis 3 sachet per hari.

• Tolak Angin Tablet

Tolak Angin Tablet dapat digunakan oleh orang dewasa dengan dosis 1 tablet per hari.

Mengonsumsi Tolak Angin dengan Benar

Pastikan selalu membaca keterangan yang tertera di kemasan sebelum mengonsumsi Tolak Angin. Anda juga harus memerhatikan tanggal kedaluwarsa produk ini. Jangan gunakan produk ini jika sudah melewati tanggal kedaluwarsanya.



Seperti kata saya biasa, banyak orang berpikir jika obat hermal itu sangat aman. Tapi , sebenarnya manusia memiliki imunitas yang berbeda, jadi pernyataan tersebut tidak benar.


Interaksi dan Efek Samping Tolak Angin

Hingga saat ini, efek samping dan interaksi Tolak Angin dengan obat lain belum diketahui secara pasti. 


Namun, kandungan adas yang terdapat di dalam Tolak Angin diduga dapat memicu interaksi jika digunakan secara bersamaan dengan:

• Obat yang mengandung hormon estrogen, misalnya Pil KB atau tamoxifen.

• Obat antikoagulan.

• hipertensi jenis antagonis kalsium.

• Obat untuk diabetes.


Obat ini memang cukup murah di pasaran, namun anda harus pastikan memakainya dengan bijak dan benar ya!


 

 

 

 


2 komentar

Post
Tidak ada komentar lagi